Kesempurnaan Hidup Orang Percaya

Renunganhariini.com : Renungan HarianKesempurnaan Hidup Orang Percaya. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini adalah; Kesempurnaan Hidup Orang Percaya.

Saudaraku, ada begitu banyak orang percaya yang seringkali bersikap skeptis atau merasa kurang percaya apabila menerima atau mendengar pengajaran tentang kesempurnaan hidup. Hal ini terjadi karena banyak orang berpikir bahwa kita tidak mungkin  bisa sempurna seperti Allah.

Satu hal yang harus kita sadari adalah, jika kita tidak bisa menjadi sempurna seperti yang Allah kehendaki maka alkitab tidak mungkin akan menulis bahwa kita harus sempurna seperti Bapa di surga.

Matius 5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Di dalam ayat firman Tuhan ini dikatakan bahwa kita harus sempurna sama seperti Bapa di sorga. Jadi kalau dikatakan harus, itu artinya tidak boleh tidak. Mungkin secara manusia kita berpikir mana mungkin?, tetapi firman Tuhan katakan harus, itu artinya kita bisa sempurna dan pasti bisa, persoalannya adalah apakah kita mau atau tidak.

Yang menjadi kesalahan  terbesar selama ini adalah, kita sudah terlanjur menciptakan mental block dalam diri bahwa kita tidak mungkin bisa sempurna seperti Allah. Mental block yang kita ciptakan inilah yang membuat kita menjadi skeptis, atau menjadi kurang percaya kalau sudah berbicara tentang kesempurnaan hidup.

Kenapa bisa tercipta mental block dalam diri kita kalau sudah berbicara tentang kesempurnaan?. Hal itu terjadi karena kita memandang pada kesempurnaan yang dimiliki oleh Allah. Cara pandang seperti ini adalah sebuah pemikiran yang picik. Mulailah berpikir bahwa kesempurnaan Allah adalah kesempurnaan yang mutlak dalam segala aspek kemahatahuan yang kemahakuasaan-Nya yang tidak terbatas.

Oleh sebab itu, jika berbicara tentang kesempurnaan, maka kita harus berpikir bahwa kita adalah ciptaan-Nya, yang diciptakan serupa segambar dengan Allah. Artinya kita harus memiliki sikap dan karakter yang sama seperti Allah, dan itulah yang telah dinyatakan dalam diri Tuhan Yesus Kristus.

Ingat bahwa saat Tuhan Yesus ada di dunia ini, Ia hidup sama dengan manusia biasa, karena semua kemahakuasaan-Nya dan kemuliaan-Nya ditanggalkan saat Ia datang ke dunia ini. Dan sperti firman Tuhan katakan, Ia mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia.

Filipi  2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Kebenaran firman Tuhan ini seharusnya menjadi landasan yang mengubah cara berpikir kita. Artinya kalau Tuhan Yesus dalam keadaan-Nya sebagai manusia biasa bisa sempurna, maka kita juga pasti bisa sempurna. Sekali lagi persoalannya hanyalah satu yaitu apakah kita mau atau tidak.

Jadi kalau berbicara tentang kesempurnaan hidup kita sebagai orang percaya, maka kita tidak boleh menjadi skeptis atau ragu-ragu atau menjadi kurang percaya. Jadi tentang kesempurnaan Allah tidak perlu kita bicarakan lagi. Yang perlu kita perjuangkan adalah bagaimana kita bisa menjadi pribadi yang sempurna seperti yang Allah kehendaki.

Ada begitu banyak ayat firman Tuhan yang berbicara tentang kesempurnaan yang tentu memiliki kata dasar “sempurna” dan itu harus kita pelajari dengan benar. Itulah kenapa kita harus berani membayar harga untuk memberikan waktu khusus setiap hari untuk belajar firman Tuhan dengan benar, supaya kita tidak menjadi orang yang kurang percaya apabila firman Tuhan katakan kita harus sempurna.

Ingat bahwa kesempurnaan masing-masing orang itu berbeda takarannya di hadapan Tuhan, tetapi satu hal yang pasti adalah kita harus tetap ditemukan menjadi pribadi yang sempurna di pemandangan mata Allah, sebab jika tidak maka kita tidak mungkin akan berkenan kepada Allah.

Kita masih akan terus membahas tentang kesempurnaan hidup orang percaya ini secara berkesinambungan dalam beberapa renungan berikutnya. Kiranya kebenaran ini membuat kita semakin bergairah untuk berjuang menjadi sempurna. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga Renungan : Apa Yang Disediakan Tuhan

Leave a Reply